Hari-hari kulalui dengan biasa namun ada yang aneh saat aku sedang kerja. Kebetulan saat itu aku sedang lembur. Roni kawan ku juga ikut lembur pada hari itu. Kami bekerja sambil mengobrol santai. Entah kenapa aku merasa ada seseorang yang mengawasiku, padahal kami hanya berdua waktu itu. Saat aku tanya Roni, dia merasa biasa saja, aku langsung berpikir mungkin hanya perasaanku saja.
Tepat jam 12:00 malam aku dan Roni pun pulang. Entah mengapa pada saat aku di mobil, aku merasa ada yang duduk di belakang. Namun aku menganggap itu hanya imajinasiku. Hingga aku pulang, aku masih merasakan hal yang sama, seperti ada seseorang yang selalu bersamaku.
Aku langsung memasuki kamarku, segera kuambil sebuah foto lama. Aku pun berkata dengan lirih "Apakah yang mengikutiku adalah kau sayang?", yah mungkin aku sudah gila, istriku sudah meninggal lama, entah apakah dia tetap memegang janji agar dia selalu bersamaku. Walaupun sudah berbeda alam, jika pun begitu aku berharap itu adalah dia.
Nama pembuat : Dominikus Brahma
Tepat jam 12:00 malam aku dan Roni pun pulang. Entah mengapa pada saat aku di mobil, aku merasa ada yang duduk di belakang. Namun aku menganggap itu hanya imajinasiku. Hingga aku pulang, aku masih merasakan hal yang sama, seperti ada seseorang yang selalu bersamaku.
Aku langsung memasuki kamarku, segera kuambil sebuah foto lama. Aku pun berkata dengan lirih "Apakah yang mengikutiku adalah kau sayang?", yah mungkin aku sudah gila, istriku sudah meninggal lama, entah apakah dia tetap memegang janji agar dia selalu bersamaku. Walaupun sudah berbeda alam, jika pun begitu aku berharap itu adalah dia.
Nama pembuat : Dominikus Brahma
0 Comments
Post a Comment